Senin, 03 Desember 2012

HISTORY OF EDUCATION CITY Purwakarta

HISTORY OF EDUCATION CITY Purwakarta

               Segala puji milik allah tuhan semesta alam, maha pengasih lagi maha pe-nyayang yang menguasai hari pembalasan. Pertama dengan ikut serta dari keingin tahuann-nya kepada hal apapun yang telah di anggap penting dan ingin kita ketahui, juga sebagai sumber daya manusia yang berpikiran kritis kepada hal-hal baru-nya. Dari hal ini mari kita untuk belajar mengetahui pendidikan-pendidikan dan budaya dalam sejarah kota kabupaten di nusantara Indonesia ini. Penulis mengajak kita untuk mengetahui dan juga sama-sama mempelajari lagi kebudayaan dan pendidikan di purwakarta.
              Tidak ada orang pintar dan bodoh dari setiap insaan, semua dimatanya adalah sama. Dan penuhilah 4 kebutuhan diri kita sebagai makhluk yang bersosial. Sehingga kita akan terus bisa dan selalu ber-pandangan positif juga jauh kedepan membawa harapan-harapan.
           Mengenal sedikit keadaan purwakarta pada dasarnya berada di wilayah letak stategis sebagai salah satu kabupaten di jawa barat. Purwakarta berada di posisi geograpis antara 6®25-6®40 lintang selatan dan 107®30-107®40 bujur timur. Mari kita mengenal budaya purwakarta, dari hasil pengetahuan penulis bahwa budaya masyarakat purwakarta pada umum-nya berdomisili di bagian tengah jawa barat dan pola kehidupan masyarakat di dominasikan oleh kultur budaya, budaya sunda. Kebudayaan masyarakat sangat erat dan kental kepada kebudayanan sunda sejak dulu, namun sejalan dengan perkembangan majunya era globalisasi teknologi, informasi dan komunikasi saat ini sangat berpengaruh besar pada kemorosotan akan ditinggalkanya dari kebudayaan-nya menuju  budaya asing yang terus meng-suplai masyarakat purwakarta, akan tetapi budaya masyarakat pada dasarnya tetap bernuasnsa budaya sunda dan budaya agama terutama budaya islam, mayoritas masyarakat purwakarta 99,46% adalah pemeluk agama islam (muslim). Hal ini didukung dan di tunjukan benar dengan keberadaan-nya sejumlah sarana pendidikan yang dibangun pemerintah juga masyarakat sekitar.
         Pendidikan, beralih menengok sejarah pendidikan yang ada di purwakarta, pendidikan, pendidikan pada dasarnya sangat penting untuk menumbuh kembangkan pengetahuan juga sebagai pandangan masyarakat, namun pendidikan membutuhkan sarana, juga sarana disini sangatlah penting untuk menunjang keterlaksanaanya proses pendidikan. Secara umum sarana atau tingkat pendidikan yang ada di purwakarta adalah sekolah-sekolah, masyarakat purwakarta mayoritas SD/MI sebagai tingkat pendidikan terbanyak dari pada penduduk yang mencapai tingkat pendidikan perguruan tinggi dan akademik/diploma hanya sedikit. Disinilah pergeseran budaya masyarakat purwakarta yang tidak begitu atau kurangnya kepedulian terhadap pendidikan. Padahal sarana formal yang tersedia sudah banyak dan kurang lebih-nya purwakarta memiliki sekolah dasar (SD) 446 unit, sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) 41 unit, sekolah menengah atas/umum (SMA/SMU) 18 unit dan perguruan tinggi dengan jenjang stara 1 memiliki 4 unit juga belum lagi banyak sekolah-sekolah kejuruan yang didirikan bayak yayasan atau sisebut swasta. Seharusnya ini menjadi bahan pemikiran masyarakat atau motivasi untuk merubah kebudayaan lama yang lupa akan pendidikan sebagai modal awal kita untuk bisa bersaing di dunia kerja, luar, pemerintah atau politik sekalipun dengan sudah mempunyainya bahan hasil pendidikan. Maka beranjak dari semua ini penulis mencoba kembali mengajak masyarakat terutama generasi yang ada sebagai penerus atau melanjutkan perjuangan para tokoh yang sudah berperan demi kemerdekaan nusantara indonisia.
       Ucapan kesan harus kita bawa kedalam hening pemikiran sebagai bahan pertimbangan, oh bahwa kita sebagai insah makhluk yang tidak ada keberhargaan di mata allah untuk kembali berkeinginan merubah pola paradigma berpikir sehingga ada satu harapan keinginan untuk menjadi seseorang yang hidup artinya hidup ini sangat luas untuk kita ketahui, dengan bekal ke ilmuan kita, maka kita akan bisa lebih bijak dan mem-pertimbangkan apapun itu di hadapan kita. Ber-bersyukurlah jika rekan semua sudah berpikiran untuk ingin menjadi indipidu yang berwawasan luas dan berpendidikan tinggi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar