HISTORY OF EDUCATION CITY Purwakarta
Segala puji milik allah tuhan semesta
alam, maha pengasih lagi maha pe-nyayang yang menguasai hari pembalasan.
Pertama dengan ikut serta dari keingin tahuann-nya kepada hal apapun yang telah
di anggap penting dan ingin kita ketahui, juga sebagai sumber daya manusia yang
berpikiran kritis kepada hal-hal baru-nya. Dari hal ini mari kita untuk belajar
mengetahui pendidikan-pendidikan dan budaya dalam sejarah kota kabupaten di
nusantara Indonesia ini. Penulis mengajak kita untuk mengetahui dan juga sama-sama
mempelajari lagi kebudayaan dan pendidikan di purwakarta.
Tidak ada orang pintar dan bodoh
dari setiap insaan, semua dimatanya adalah sama. Dan penuhilah 4 kebutuhan diri
kita sebagai makhluk yang bersosial. Sehingga kita akan terus bisa dan selalu
ber-pandangan positif juga jauh kedepan membawa harapan-harapan.
Mengenal sedikit keadaan
purwakarta pada dasarnya berada di wilayah letak stategis sebagai salah satu kabupaten
di jawa barat. Purwakarta berada di posisi geograpis antara 6®25-6®40 lintang selatan dan 107®30-107®40 bujur timur. Mari kita
mengenal budaya purwakarta, dari hasil pengetahuan penulis bahwa budaya
masyarakat purwakarta pada umum-nya berdomisili di bagian tengah jawa barat dan
pola kehidupan masyarakat di dominasikan oleh kultur budaya, budaya sunda.
Kebudayaan masyarakat sangat erat dan kental kepada kebudayanan sunda sejak
dulu, namun sejalan dengan perkembangan majunya era globalisasi teknologi,
informasi dan komunikasi saat ini sangat berpengaruh besar pada kemorosotan
akan ditinggalkanya dari kebudayaan-nya menuju budaya asing yang terus meng-suplai masyarakat
purwakarta, akan tetapi budaya masyarakat pada dasarnya tetap bernuasnsa budaya
sunda dan budaya agama terutama budaya islam, mayoritas masyarakat purwakarta
99,46% adalah pemeluk agama islam (muslim). Hal ini didukung dan di tunjukan
benar dengan keberadaan-nya sejumlah sarana pendidikan yang dibangun pemerintah
juga masyarakat sekitar.
Pendidikan, beralih menengok
sejarah pendidikan yang ada di purwakarta, pendidikan, pendidikan pada dasarnya
sangat penting untuk menumbuh kembangkan pengetahuan juga sebagai pandangan
masyarakat, namun pendidikan membutuhkan sarana, juga sarana disini sangatlah
penting untuk menunjang keterlaksanaanya proses pendidikan. Secara umum sarana
atau tingkat pendidikan yang ada di purwakarta adalah sekolah-sekolah,
masyarakat purwakarta mayoritas SD/MI sebagai tingkat pendidikan terbanyak dari
pada penduduk yang mencapai tingkat pendidikan perguruan tinggi dan
akademik/diploma hanya sedikit. Disinilah pergeseran budaya masyarakat
purwakarta yang tidak begitu atau kurangnya kepedulian terhadap pendidikan.
Padahal sarana formal yang tersedia sudah banyak dan kurang lebih-nya
purwakarta memiliki sekolah dasar (SD) 446 unit, sekolah lanjutan tingkat
pertama (SLTP) 41 unit, sekolah menengah atas/umum (SMA/SMU) 18 unit dan
perguruan tinggi dengan jenjang stara 1 memiliki 4 unit juga belum lagi banyak
sekolah-sekolah kejuruan yang didirikan bayak yayasan atau sisebut swasta.
Seharusnya ini menjadi bahan pemikiran masyarakat atau motivasi untuk merubah
kebudayaan lama yang lupa akan pendidikan sebagai modal awal kita untuk bisa
bersaing di dunia kerja, luar, pemerintah atau politik sekalipun dengan sudah
mempunyainya bahan hasil pendidikan. Maka beranjak dari semua ini penulis
mencoba kembali mengajak masyarakat terutama generasi yang ada sebagai penerus
atau melanjutkan perjuangan para tokoh yang sudah berperan demi kemerdekaan
nusantara indonisia.
Ucapan kesan harus kita bawa kedalam
hening pemikiran sebagai bahan pertimbangan, oh bahwa kita sebagai insah
makhluk yang tidak ada keberhargaan di mata allah untuk kembali berkeinginan
merubah pola paradigma berpikir sehingga ada satu harapan keinginan untuk
menjadi seseorang yang hidup artinya hidup ini sangat luas untuk kita ketahui,
dengan bekal ke ilmuan kita, maka kita akan bisa lebih bijak dan
mem-pertimbangkan apapun itu di hadapan kita. Ber-bersyukurlah jika rekan semua
sudah berpikiran untuk ingin menjadi indipidu yang berwawasan luas dan
berpendidikan tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar